Bab 4
Teori Elite Politik
Istilah Elite secara etimologis berasal dari kata eligere, yang berarti memilih. Kata "Elite" menunjuk pilihan, pilihan bangsa, budaya, kelompok usia, dan orang-orang yang menduduki posisi yang lebih tinggi.
Menurut Aristoteles, elite adalah sejumlah kecil individu yang memikul semua atau hampir semua tanggung jaeab kemasyarakatan. Definisi ini merupakan penegasan lebih lanjut dari pernyataan plato tentang dalil inti teori demokrasi elitis klasik, bahwa pada setiap masyarakat terdapat monoritas yang membuat keputusan-keputusan besar.
Menurut pareto, setiap masyarakat diperintah oleh sekelompok kecil orang yang mempunyai kualitas yang diperlukan dalam kehidupan sosial dan politik. Elite adalah orang-orang berhasil yang menduduki jabatan tinggi dalam lapisan masyarakat, yang terdiri atas pengacara, mekanik, bajingan atau para gundik.
Pareto mempertegas bahwa pada umumnya elite berasal dari kelas yang sama, yaitu orang-orang kaya dan pandai yang mempunyai kelebihan dalam matematika, bidang musik, karakter, moral dan sebagainya.
Elite integratif berfungsi mengintegrasikan sejumlah besar kehendak perseorangan. Elite ini bekerja melalui organisasi politik formal. Elite sublimatif bekerja melalui salurab informal, seperti golongan, klik, dan kelompok kecil.
Dalam perebutan kekuasaan atau sirkilasi elite, konflik bisa terjadi dalam internal elite, atau dengan elite lainnya yang bersaing satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar