Bab 3
Teori Kekuasaan
A. Definisi kekuasaan dan hubungan kekuasaan
Menurut laswell dan kaplan, kekuasaan adalah kemampuan pelaku untuk memengaruhi tingkah laku pelaku lain sehingga tingka lalu pelaku terakhir menjadi sesuai dengan keinginan pelaku yang mempunyai kekuasaan. Max weber mendefinisikan kekuasaan sebagai kemampuan sendiri, sekalipun mengalami perlawanan, dan ada pun dasar kemampuan itu.
Laswell dan kaplan melihat kekuasaan sebagai hubungan anatar dua atau lebih kesatuan. Jadi, dianggap mempunyai sifat relasion dan memang demikian pandanagn para akademis, ada perbedaan istilah, yaitu
Scope of power dan domain of power.
B. Teori sumber kekuasaan
Kekuasaan yang efekstif bergantung pada tipe-tipe sumber kekuasaan yang tersedia. Untuk memperoleh kepatuhan, para pemimpin politik memperluas persediaan sumber daya mereka dan secara lebih efisien menggunakan sumber daya yang telah dimiliki.
Menurut Miriam BudiardJo, sumber kekuasaan bisa bermacam-macam sifatnya, yaiti bisa beruapa kedudukan, status kekayaan, kepercayaan, agama, kekerabatan, kepandaian, dan keterampilan.
Didasarkan kekuasaan dalam masyarakat pada posisi yang tinggi dalam struktur masyarakat. Posisi tinggi terdapat pada puncak struktur masyarakat yang terpenting, yaitu posisi tinggi dalam bidang ekonomi, pemerintahan, kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan bebas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar